Rabu, 29 Desember 2021

KIR BIDANG SOSIAL

Tulisan ini dibuat dengan maksud mengisi Coffe table Book The Untold Stories 30 thn 34 92, ngga tahu sih lolos editor apa ngga.

 

Nama : Yayan Fariasih

Masuk KIR bidang Sosial,

Sebenernya seneng matematika tapi hanya sampai penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Lebih dari itu mumet. Kalau untuk bidang Fisika, Kimia atau Biologi, nyerah ngga tahu kenapa.  Menurutku sih bukan karena ngga pinter ya, susah aja mudengnya kalau urusan jurusan A1 sama A2. Eh sama aja kali ya susah mudeng sama ngga pinter hehehe. Memang paling aman sih emang buat saya tuh bidang social, bukan karena mudah juga koq, tapi minat dan passion. Wow what is passion? Ya gitu deh rasanya bergairah dan semangat gitu mengamati sekitar, mempelajari gejala gejala di masyarakat dan dan lingkungan sekitar. Makanya dulu tema karya tulis yang kita buat tuh mengenai Perkelahian pelajar. Klise? Ya gpp lah kan lumayan buat tambahan literatur dan pemahaman kan. Kita tuh dulu neliti kenapa sih ada perkelahian pelajar, apa sebab dan akibatnya trus ada wawancaranya juga koq. Tanya teman2 yang pernah ikutan tawuran hehehe. Trus diakhir tulisan ya kita kasih kesimpulan dan saran cara penanggulangannya. Masih inget isinya? Ngga lah, udah ngilang semua isinya apa. Tapi paling tidak dari situ kita mempelajari bahwa setiap masalah ada penyebabnya dan tentu selalu ada solusi atau minimal ada perbaikan perbaikan atas masalah yang timbul. Kehidupan masyarakat tuh emang ngga pernah akan berhenti dari masalah yang selalu akan timbul. Walaupun dengan pokok permasalahan yang sama tapi dengan modifikasi yang selalu berkembang dan berubah sesuai dengan keadaan zaman. Ngga akan selesai dan itu pastinya adalah sesuatu yang harus terus dipelajari disempurnakan agar selalu ada solusi dan penyelesaian atau minimal perbaikan agar kehidupan bermasyarakat tetap layak, dapat dinikmati dan disyukuri. Rumit lah sebenernya kalau bicara soal kehidupan social karena kehidupan social bermasyarakat adalah kehidupan dimana didalamnya ada berisi individu individu pribadi manusia yang terdiri dari hati dan otak berbeda beda. Hati dengan perasaan yang berribu macam otak dengan pemikiran yang yang bermacam macam pula.  Apakah Sosial itu serumit Kimia, Fisika atau Biologi? Nah mari tanyakan kepada teman teman yang ambil bidang tersebut di KIR.

Lalu apa yang paling diinget dari kegiatan KIR? Pertama tentu kegiatan bikin makalah itu, penelitiannya bahkan presentasinya…hehehe. Keren banget lah kaya sidang gitu. Kedua adalah masa orientasi KIR waktu di plonco kakak kakak senior antara seneng dan takut dan semangat. Sayang ngga punya dokumentasi kegiatan kegiatan dulu.

Terus sekarang Yayan jadi apa?.... akutuh kerja di pabrik  (manufacture) printing label. Di divisi Accounting Finance. Selepas sma memang kuliah jurusan Akuntansi di UPN Veteran Jakarta… Iyaaa sedih sih dari SD sampai kuliah dari rumah ngga ngelewatin lampu merah hehehe. Dulu kan belum ada lampu merah di pertigaan pasar pondok labu kan. Alhamdulillah kerja sesuai jurusan, karena ternyata selain senang social kemasyarakatan saya juga senang angka yaitu matematika dasar banget  penjumlahan dan pengurangan. Iya ngga lolos UMPTN jurusan Sosiologi akhirnya masuk Akuntansi. Kaaan Akuntansi ngurusin angka cuma tambah kurang dengan segambreng prinsip prinsipnya yang penting persamaannya Aset = Kewajiban+modal. Dan ternyata persamaan yang sederhana itu pun ternyata memumetkan. Jadi pada dasarnya ya, semua bidang ilmu pengetahuan akan mumet pada waktunya.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KIR BIDANG SOSIAL

Tulisan ini dibuat dengan maksud mengisi Coffe table Book The Untold Stories 30 thn 34 92, ngga tahu sih lolos editor apa ngga.   Nama : Yay...